Siap Menjadi “Romusha”

Ketika kali pertama menginjakkan kaki di negeri sakura ini, banyak orang yang menanyakan bagaimana kehidupan di sana, asyik ga, bagaimana bisa dapetin beasiswa ke sana, bisa ga ya kerja di sana, dan beragam pertanyaan lainnya. Kala itu saya hanya menjawab seperti apa adanya, sesuai dengan apa yang saya rasakan dan alami. Banyak senangnya dibanding susahnya.

Namun semua itu menjadi berubah ketika telah lama tinggal di sini, banyak hal-hal yang baru yang diketahui, yang akhirnya ditemui. Ternyata tinggal di Jepang itu tidak melulu enak. Eits, jangan langsung menyimpulkan tulisan saya ini ya, sebaiknya dibaca dulu sampai habis.

Sholat saat camping di salah satu pinggir sungai di Tokyo

Continue reading “Siap Menjadi “Romusha””

Jalan Panjang Mobil Hidrogen Jepang

Siapa yang tidak mengenal Jepang? Kali pertama mendengar nama Jepang, banyak hal yang bisa diutarakan. Mulai dari budayanya, musimnya, makanannya, animasinya, hingga mobilnya. Iya, mobil. Industri otomotif di negara sakura ini sering kali menjadi salah satu topik utama ketika berbicara tentang Jepang, sebab beberapa tahun terakhir mobil-mobil asal Jepang tercatat merajai penjualan terbanyak di dunia, di antaranya Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi, dan Nissan. Hingga May 2018 yang lalu, diperkirakan mobil produksi pabrikan Jepang telah terjual secara global hampir 11.5 juta unit.1 Tentunya ini menjadi prestasi yang dapat membuat decak kagum para pengguna dan pengamat otomotif dunia.

Continue reading “Jalan Panjang Mobil Hidrogen Jepang”

Pengalaman Toilet Training Anak

Tak terasa saat ini usia putra saya, Harun, telah dua tahun. Begitu cepat waktu berlalu, padahal rasa-rasanya baru kemarin menggendong bayi yang lebih besar sedikit dari kotak tisu. Kini ia telah beranjak besar, sudah bisa menyangkal ketika dituduh kentut oleh ayahnya (baca: saya).

Nah, tak terbayang sebelumnya akan ada waktu Harun akan melepas popok. Sudah harus bisa dan terbiasa bilang “pipis” atau “eek” dan langsung menuju toilet, sebelum kata-kata itu diaplikasikan di sembarang tempat. Dalam pada itu dimasukkanlah rencana potty training atau toilet training (TT) Harun ini dalam anggaran pertengahan 2018, menimbang dan mengingat ayah tak lagi mendapatkan beasiswa mulai Oktober 2018. Ditambah juga sebentar lagi, insya Allah, akan ada anggota baru, jadi kalau diundur TT nya, takut akan kewalahan saya dan istri untuk men-TT kan Harun saat itu. Continue reading “Pengalaman Toilet Training Anak”

“Rumah Murah” di Jepang

Waktu tinggal saya di Jepang tidak lama lagi. Rasa-rasanya sangat sedikit sekali pengalaman hidup selama di sini sebagai orang perantauan yang bisa dibagi. Bagaimana tidak hampir 5 tahun hidup di Jepang, sisa-sisa umur dihabiskan di lab (sok rajin mode on).

Nah, dikarenakan semenjak menjelang lulus dengan gelar Doctoral of Philoshopy in Engineering (mak e panjangnya ni gelar), yang lulusnya karena terlalu banyak bersilofi, saya mulai lagi menulis. Semoga bermanfaat. Dan pun lagi kini tulisan-tulisan saya mulai sekarang bisa dinikmati di domain yang lebih jelas (dan tidak alay).

Mungkin sebelum menjelaskan tentang “rumah murah” yang benar-benar murah (catat: untuk di Jepang ya), saya jelaskan dulu tentang sistem sewa rumah di Jepang. Kalau tentang memiliki rumah sendiri, akan ditulis di lain waktu, karena masih sangat minim informasi tentang ini.

Salah satu sketsa kamar danchi

Continue reading ““Rumah Murah” di Jepang”