Tips Sukses Ujian Praktik SIM C

Setelah sebelumnya saya telah menjelaskan tentang bagaimana panjang dan beratnya birokrasi mengurus SIM C di tulisan ini , berikut saya ulas tentang tips untuk lulus ujian praktik.  Sebagai informasi ujian praktik ini adalah ujian terakhir dari rangkaian persyaratan untuk mendapatkan SIM C, setelah memenuhi persayaratan uji kesehatan, uji psikologis, dan ujian teori berbasis komputer.

Nah, dikarenakan saya tidak lulus ujian praktik yang pertama dan saya tidak memiliki waktu yang cukup banyak untuk datang kembali ke lokasi pembuatan SIM untuk melakukan ujian praktik yang kedua dan ketiga (dimana antar waktu tes sekitar 7 hari), plus saya yang sejak awal sudah berazzam tidak mau melewati jalur belakang, akhirnya saya memutuskan untuk masuk ke Sekolah Mengemudi. Jadi kalau ditotal secara keseluruhan mengurus SIM dengan cara seperti ini jauh lebih mahal :). Oleh karenanya, supaya tidak rugi, saya akan membagikan ilmu yang saya peroleh saat mengikuti kelas di Sekolah Mengemudi tersebut. Yang saya bahas ilmu praktik saja ya, kalau ilmu teori kebanyakan. Jadi ilmu ini bisa digunakan saat nanti ujian praktik SIM C. Semoga tidak perlu mengulang lagi. Sekali test, langsung lulus. Aamiin

Setidaknya ada 4 lintasan yang paling menantang harus dilewati untuk bisa lolos ujian praktik, yaitu lintasan trikana (angka 8), lintasan berbentuk huruf U terbalik, lintasan L dan S, serta lintasan zig zag. Namun selain harus bisa melewati lintasan itu, yang harus menjadi perhatian adalah tentang pengecekan kendaraan, menggunakan helm, dan memperhatikan kondisi awal dan akhir berkendara. Untuk ujian praktik SIM C di Poltabes Pekanbaru boleh menggunakan motor sendiri dan boleh juga menggunakan motor yang disediakan oleh penguji. Saran saya gunakanlah motor bebek bertansmisi manual, karena ini akan berpengaruh terhadap teknik mengemudi untuk melewati semua lintasan yang saya sebutkan sebelumnya.

Pertama kali yang harus diperhatikan adalah dengarkan pengarahan tim penguji dan bertanya jika ada yang tidak paham tentang instruksi yang diberikan. Kemudian setelah jelas, bisa langsung melakukan ujian praktik. Adapun tipsnya sebagai berikut:

1. Cek kendaraan dan pakai helm

Nah, saat akan mulai pastikan kita memakai helm, kemudian cek rem tangan dan kaki. Jika memang keliatan niat banget ujian, sekalian cek ban depan dan belakang. Kemudian bersiap di belakang garis start.

2. Kondisikan saat start dan berhenti dalam keadaan terbaik

Yang pertama harus dilakukan adalah menyetel gas pada posisi stabil yang kita rasa bisa jalan di lintasan tersebut. Kemudian masukkan gigi ke gigi 2. Kenapa? Karena jika gigi 1 tarikannya terlalu spontan dan bisa membuat kita tidak seimbang. Setelah itu bersiap-siap dengan kondisi terbaik yaitu dengan mengondisikan kaki kanan berada di atas pedal rem dan kaki kiri menginjak tanah. Setelahnya Kemudian liat kanan kiri dan tekan klakson. Tenang dan bedoa jangan lupa. Setelahnya bisa dimulai.

Setelah selesai semua rangkaian suatu lintasan, kaki kiri diturunkan dengan kaki kanan tetap di pedal rem, kemudian liat kanan kiri dan tekan tombol klakson. Lakukan demikian untuk masing-masing lintasan.

3. Hal penting di masing-masing lintasan

Untuk yang angka 8, yang paling diperhatikan tinggal arah jalannya saja, diingat saja membuat angka 8 seperti apa, seperti itu pula lah arah jalannya. Sementara untuk yang huruf U terbalik, usahakan jalan di tepi sebelah kiri, supaya saat belok nanti tidak menabrak tiang. Saat belokan, langsung patahkan stang ke arah kanan dengan gas yang masing stabil seperti awal.

Sementara itu untuk lintasan zig zag, ketika telah melewati satu tiang, maka langsung patahkan stang ke arah berlawanan, jangan terlalu melebar. Begitu seterusnya hingga berhasil melewati seluruh tiang secara zig zag.

4. Jangan gunakan rem tangan

Untuk menjaga konsentrasi dan keseimbangan, cukup gunakan rem kaki saja, jadi tangan hanya fokus untuk menstabilkan gas saja. Dan yang terpenting jangan oper gigi, biarkan saja tetap di 2.

Mungkin demikian yang bisa saya ingat untuk bisa melewati berbagai lintasan sulit saat ujian praktik SIM C. Insya Allah jika ada yang saya ingat atau ada tambahan lainnya, akan saya perbarui tulisan ini. Semoga tulisan ini bermanfaat dan membantu untuk bisa lulus ujian praktik SIM C nya ya. Aamiin.

 

Rumbai, 5 Rabiul Awal 1440H

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *